Beranda
Tampilkan postingan dengan label Pernik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pernik. Tampilkan semua postingan
Jumat, 24 Februari 2012

Menguap Terlalu Keras, Mulut Seorang Remaja 17 Tahun Terus Menganga

0 komentar
“Menguap adalah dari setan, maka jika salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia menahannya sedapat mungkin.” (HR Muslim)

Itulah apa yang dikatakan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam empat belas abad lebih silam. Dan perlu diketahui bahwa setiap yang dilarang oleh Allah dan rasul-Nya pastilah mengandung mudharat bagi manusia baik sudah diketahui maupun belum diketahui. Seperti kasus menguap ini, ada kasus menarik yang saya dapat dari sebuah forum ternama di internet, berikut kutipannya:

"NORTHAMPTON - Seorang remaja menguap begitu keras di kelas mata pelajaran politik yang membuat mulutnya terbuka lebar dan harus dibawa ke rumah sakit.

Holly Thompson, 17, sedang belajar untuk mata pelajaran pemerintah dan politik A-level di Northampton School for Girls ketika rahangnya mengalami dislokasi dan tidak dapat ditutup kembali.

Menguap adalah hal yang sangat manusiawi apalagi saat bosan, mengantuk, atau kadar oksigen dalam otak berkurang. Namun, hati-hati saat menguap. Jangan sampai Anda tidak dapat menutup mulut kembali, seperti menimpa remaja asal Inggris, Holly Thompson.

Gadis 17 tahun itu menguap saat sedang mengikuti pelajaran politik di sekolahnya, Kingsthorpe, Northampton. Namun, itu menjadi awal petaka. Setelah membuka mulut lebar-lebar, ia seperti terperangkap. Mulutnya tidak dapat mengatup kembali.

Holly, dari Kingsthorpe, Northampton, mengatakan: "Saya sangat terkejut, ekspresi saya mungkin mengatakan itu semua. Saya menyikut teman saya untuk menunjukkan apa yang terjadi tapi saya sungguh malu."

Terkejut tidak dapat menutup mulutnya kembali, Holly segera meminta bantuan teman sekelasnya. Namun, sia-sia. "Ketika dia tidak dapat membantu saya menutup mulut, dia melapor ke guru," ujarnya seperti diberitakan dari Daily Mail.

Merasa malu karena ditertawakan teman-teman sekelas dan guru, Holly langsung memeriksakan diri ke unit kesehatan sekolah. Namun, semua upaya yang dilakukan perawat untuk menutup rahangnya gagal. Ia lalu dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

Walaupun sangat aneh dan mungkin lucu, dokter Ejiro Obakponovwe tidak berpikir hal tersebut patut ditertawakan. "Ini bisa sangat serius karena dia tidak bisa makan, tidak bisa benar-benar minum, dan akan benar-benar dehidrasi," ujar Ejiro dalam acara BBC 'Bizarre ER'.

Untuk mengatasi hal ini, Ejiro meletakkan 26 depressors lidah di mulut Holly. Ini dilakukan untuk membuat rahang letih dan rileks sehingga bisa kembali mengatup. Setelah itu berhasil, Ejiro pun memperbaiki posisi rahang Holly dengan kedua tangannya. Setelah kejadian itu, Holly dilarang menguap, karena posisi rahangnya menjadi tidak stabil.

Terlepas dari penderitaannya, kejadian yang dianggap memalukan ini justru membuatnya terkenal di Youtube. Bagaimana tidak, video yang menampilkan cidera Holly dikemas dengan sangat unik dan lucu, di mana dia digambarkan dalam tokoh kartun. "Itu bagus, tapi saya lebih suka menjadi terkenal untuk sesuatu yang lain," ujar Holly.

Remaja, yang juga belajar untuk A-level dalam bahasa Spanyol, bahasa Inggris dan psikologi, itu mengatakan, "Benar-benar buruk di rumah sakit. Saya harus duduk di ruang tunggu dengan syal di mulut saya sehingga tak ada yang melihat apa yang terjadi."

"Sungguh sulit untuk berkomunikasi dengan dokter. Saya pikir mereka hanya akan memberi saya beberapa obat, tidak menaruh potongan kayu di sana."

Secara total, rahangnya tertahan selama lima jam, dan masih terasa sakit selama beberapa jam setelah itu."
 

Continue reading →
Minggu, 29 Januari 2012

[TIPS] Cara Cerdas Menghadapi Polisi Lalu Lintas yang Menilang

1 komentar
Ingat! tulisan  ini bukan mengajari Anda untuk menyogok polisi, sama sekali tidak! tulisan ini hanya memberikan contoh cara berfikir yang pintar untuk menghadapi oknum polisi lalulintas yang meminta sogokan. Cekidot!
----------------------------------------

Bismillah
Assalamu'alaykum


"Sejatinya para penegak hukum, bisa menegakkan bangunan hukum yang kian lama kian miring, bukan kemudian malah memperparah miringnya hukum, dengan ikut-ikutan menjadi angin kencang seperti di malang saat ini, yang berhembus mengacak ngacak pohon-pohon, baliho-baliho, atap-atap dan sejenisnya."


Malang, Kamis, 26 Januari 2012
14:45 WIB
"Selamat sore mas, bisa lihat surat-suratnya?"
"Sore pak, oh iya ini"
"Baik terima kasih, tadi di perempatan harusnya jangan belok kanan mas"
"oh maaf pak, saya baru tau"
"silahkan ikut ke pos"
"baik pak"

Itulah kira-kira Percakapan awal sore ini dengan Salah satu bapak Polisi berpangkat Briptu (>>) Ya, benar saja Saya dan teman saya tadi memang melakukan kesalahan, belok kanan padahal ada rambu dilarang belok kanan. Awal dari segala kebingungan saya sore ini, Benar saja, sesaa setelah masuk pos polisi, pak Polisi yang tinggi dan berpangkat Briptu itu langsung saja Merigid kesalahan saya, dengan ditambahi domino impact, artinya ketika pelanggaran ini saya lakukan, akan berdampak negatif bagi pengendara yang lain.

"iya pak, saya salah tadi, boleh liat pasal yang dikenakan ke saya?"
"ya! silahkan ini" * Pasal 258 Rp.500.000 untuk melanggar marka jalan, jumlah yang fantastis.
"tenang saja dek, (tadi mas, sekarang dek?) bisa lebih murah dari itu kok"
"loh? iya pak? gimana caranya?"
"gini, lima puluh ribu, silahkan jalan tapi jangan diulangin lagi ya"
"maksudnya pak?"
"ya bayar lima puluh ribu sekarang, gak ada yang ditahan dek, silahkan jalan lagi, nanti sidangnya biar saya yang wakilin" *belum ngajak damai, udah ditawarin
"kalo sesuai peraturan pak?"
"Ya adek ikut sidang, tanggal 3 nanti di kejaksaan, di Blimbing"
"iya pak, saya sidang saja"
"owh ya terserah, bisa lama itu prosesnya, bayarnya juga bisa lebih mahal, kalo adek mau urusan cepat selesai ya bisa kami bantu"
"makasih banyak pak, nanti ngrepotin"
Kemudian pak Polisinya mengeluarkan FORM MERAH ,
"Form biru aja pak" kata teman saya
"adanya cuma Form merah!, tanggal 3 sidang"
"loh kenapa form birunya gak ada pak?"
"ya itu sudah tidak berlaku di malang, apalagi dalam kota"
"bisa gitu pak? peraturan tertulisnya ada pak?"
"ini langsung perintah atasan, kalo disini yang berlaku hanya form merah!!"
"atasan bapak ya?"
"iya!!!"
"KASAT LANTAS?"
"iya!!! ini perintah, saya hanya menjalankan prosedur"
ane mikir bentar gan, ada yang janggal kok peraturan gak tertulis, tanpa sosialisasi lagi?*SMS MAMA*
"owh... gitu ya pak? yaudah deh pak, form biru aja kalo gitu!"
"jangan ngeyel dek, disni itu yang ada cuma form merah!"
"Maaf pak, saya tetap mau form biru, Ibu saya Ngerti hukum, kata Ibu saya minta form biru aja, soalnya kalo form biru itu berarti ngaku kalo salah, lah kalo form merah gak trima kalo salah, saya kan ngaku salah pak ya form biru dong"
*Cukup lama saya berdebat soal masalah milih warna form, sampe polisinya gedhek-gedhek (geleng-geleng)

singkat cerita, setelah Pak Polisinya mengetahui sedikit identitas saya, Beliau masuk, kemudian keluar lagi dan....
"ya sudah, lain kali jangan diulangin lagi ya! (ngasih SIM ama STNK)"

"iya pak makasih"


Saya sempat bilang siap untuk menemui kasatlantas terkait gak berlakunya Form biru lagi didaerah malang, seperti yang diklaim pak briptu ini, ini mungkin yang ngebuat pak briptu main damai, padahal saya gak minta damai

Sumber: Forum Kaskus.
Continue reading →
Jumat, 30 Oktober 2009

Geert Wilders ternyata Yahudi Keturunan Indonesia!

0 komentar
Den Haag - Politikus Geert Wilders ternyata Yahudi berdarah Indonesia. Nenek buyutnya berasal dari keluarga Yahudi Hindia Belanda (kini Indonesia) dengan nama keluarga Meijer. Identitas ini dicoba ditutupi dengan mengecat pirang rambutnya.

Demikian hasil penelitian ginealogis Dr. Lizzy van Leeuwen, spesialis sejarah poskolonial Belanda, dalam mingguan opini De Groene Amsterdammer edisi pekan ini (3/9/2009).

Ini foto binatang bernama Geert Wilders saat dia berumur 18 tahun di Isra-Hell. Dia mengecat rambutnya untuk menyembunyikan ke-Indo-annya. Well, binatang terkutuk spt ini gak diterima di negara kita. Mukanya makin mirip....
"Kakek buyutnya adalah Johan Ording, Wakil Direktur Pengawas Keuangan di Jawa Timur dan bukan seorang militer seperti pengakuan Wilders sebelumnya," ungkap Van Leeuwen.

Van Leeuwen menemukan data tentang Johan Ording ini di Nationaal Archief (Arsip Nasional), Den Haag. Ording dipecat di 1934 karena ‘penyalahgunaan berat’ dan biaya perjalanannya kembali ke Hindia Belanda -dia saat itu sedang liburan di Negeri Belanda- tidak diganti.

Selain itu Ording juga tidak mendapat pensiun, sehingga keluarganya mengalami kesulitan keuangan berat. "Tak bisa lain, peristiwa kurang menyenangkan itu telah meninggalkan jejak mendalam dalam keluarga itu," terang Van Leeuwen.

Van Leeuwen mendeskripsikan bahwa sejarah keluarga Wilders yang berakar di Hindia Belanda itu memiliki pengaruh besar pada ideologi politiknya. "Melebihi apa pun, Wilders dapat ditempatkan sebagai pendendam poskolonial pur sang, terobsesi oleh pembalikan perubahan demografis pascaperang dan pelurusan kesalahan sejarah," paparnya.

Dalam artikelnya Van Leeuwen juga mengaitkan antara Wilders dengan Nationaal-Socialistische Beweging/NSB (Gerakan Sosialistis Nasional).

sumber:
http://www.detiknews.com
http://www.islamineurope.net



Continue reading →
Minggu, 28 Juni 2009

Ahmadinejad Menghina Dua Sahabat Rasul!

0 komentar

Di tengah eforia kemenangannya dalam pemilu Iran yang baru saja digelar, Ahmadinejad sebelumnya mengeluarkan pernyataan yang terang-terangan menghina dua orang sahabat Rasulullah Muhammad saw.

Kecaman dan hinaan Ahmadinejad itu—lebih gila lagi—disampaikan dalam sebuah acara televisi secara langsung di Shabaka 3, saluran televisi Iran, hanya beberapa hari sebelum pelaksanaan pemilu Iran.

Seperti yang diketahui, Iran yang berbasis Syiah ini—salah satu aliran Islam yang dianggap menyimpang—sudah sejak lama mempersempit ruang gerak para jamaah ahli Sunnah (kaum Sunni). Di bawah kepemimpinan Ahmadinejad, bahkan para jamaah Sunni mengalami penderitaan yang belum pernah dialami sejak Revolusi Rafidi Khomeini.

Dalam acara itu, Ahmadinejad dengan lugas mengatakan bahwa Talhah dan Zubair adalah dua orang pengkhianat. “Talhah dan Zubair adalah dua orang sahabat Rasul, tapi setelah kepergian Rasul, mereka berdua kembali kepada ajaran sebelumnya dan mengikuti Muawiyah!”

Padahal dalam sejarah, Talhah dan Zubair, dua orang sahabat Rasul itu, tak pernah bertempur dengan Muawiyah, karena keduanya meninggal lama sebelum peperangan Jamal di tahun ke-36 kekhalifahan Islam di mana Muawiyah menjadi rajanya.

Pernyataan Ahmadinejad ini sudah jelas kemana arahnya, yaitu membuat sebuah perbandingan atas sahabat Rasul dulu dengan kejadian politik saat ini di Iran—berkaitan dengan rivalnya Mousavi. Sebelumnya, Ahmadinejad sudah sangat sering menghina sekitar 15 juta penganut Sunni di Iran. Bahkan, pendahulu Ahmadinejad, Rafidi menghina dan menganggap remeh alias menyepelekan 90% Muslim seluruh dunia.

Namun demikian, masih banyak juga pihak atau pengagum Rafidi dan pengingkar sahabat Rasul lainnya seperti Ahmadinejad ini. Mereka adalah orang yang tidak menyadari gerakan Syiah atau mereka yang tak mau memahami rejim 12 Imam ini yang merupakan musuh terbuka terhadap para sahabat Rasul. (Sumber: Eramuslim)


Continue reading →
Sabtu, 23 Mei 2009

Pertobatan Mantan Musisi Banjo

1 komentar


Oleh: Abu Ayaz Novy Rostiyan
Betapa tidak, sejak kecil saya merasa sudah dikaruniai sense of musical yang tinggi. Sejak SD kelas 2 saya sudah main gitar, kemudian sejak SD kelas 4 kursus gitar di YAMAHA Jakarta sampai SMP kelas 3 di Medan hingga mencapai grade 4, kala itu saya sangat mahir memainkan reportoir “Recuerdos dela Alhambra”, “Sonata in C”, “Asturias” dan "Capricio Arabe". Ketika masih SD pula,saya sudah mencoba bermain electone organ, kemudian ketika SMP saya mencoba memainkan alat musik 5-string Banjo. Ketika SMA di Bandung, saya begitu aktif main Band dengan warna musik Jazz, posisi saya pada Keyboard/synthesizer. Saya memiliki telinga musikal yang sangat tajam (Perfect Relative Pitch). Di waktu yang bersamaan, saya juga bermain Banjo dengan intensif, ini terus berlanjut sampai saya mahasiswa di Arsitektur Trisakti. Saya juga sempat menjadi pelatih Band di SMA Tarakanita Puloraya Jakarta Selatan dan SMA Al Azhar Pusat Jakarta Selatan. Saya juga pernah menjadi pelatih Vocal Group SMA Al Azhar Jakarta Selatan, SMA 4 dan SMA 7 Jakarta Pusat.Kepiawaian saya memainkan 5 string Banjo membuat saya banyak punya koneksi dengan para pemain Banjo di Amerika dan asosiasi musik bluegrass di Amerika, dan beberapa diantara mereka secara informal menggelari saya sebagai Master Banjo Of Indonesia. Sayapun memiliki banyak murid Banjo. Murid saya tersebar di Jakarta, Bandung dan surabaya. Disaat yang sama pula, saya banyak mengerjakan karya2 musik (program sequencing) untuk acara2 televisi dan radio, seperti jingle iklan, ilustrasi musik sinetron, minus one for stage performance dll.

Akhirnya, Alhamdulillah, Allah azza wa jall berkehendak untuk memberi saya hidayah. Bertemulah saya dengan teman2 ahlus sunnah waljama’ah. Kami sering diskusi yang akhirnya saya dipinjami beberapa kitab bermanhaj salaf. Betapa terkejutnya saya ketika membaca tafsir Ibnu Katsir mengenai tafsir surat Luqman ayat 6, dimana dalam tafsir itu diriwayatkan bahwa sahabat Nabi shallallaahu ‘alaihi wa salam yang bernama Ibnu Mas’ud r.a berkata : ”yang dimaksud dengan itu (perkataan yang tidak berguna) adalah nyanyian, demi Allah yang tiada sesembahan kecuali dia (3 kali)”. Saya juga membaca sebuah hadits Shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dimana Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam bersabda: ”Benar-benar akan ada sebagian umatku yang mereka menghalalkan zina, sutra (bagi lelaki), khomr (minuman keras) dan alat-alat musik…..”, juga beberapa hadits lainnya yang senada dengan itu. Kemudian terdapat banyak pendapat dari para ulama yang membenarkan tentang keharaman nyanyian dan musik, mulai dari jaman sahabat Nabi shallallaahu ‘alaihi wa salam seperti Ibnu Mas’ud r.a, Ibnu Umar r.a, Ibnu Abbas r.a, lalu juga ulama2 di bawah jaman sahabat seperti Sa’id bin Musayyib, Al Qasim bin Muhammad, Umar bin Abdul Aziz, Fudahil bin ‘Iyadh, Adh Dhahhak, Yazid bin Al Walid, Asy Sya’bi, kemudian juga imam mazhab yang 4 seperti Imam Abu Hanifah (Hanafi), Imam Malik bin Anas (Maliki), Imam Asy Syafi’i (Syafi’i) dan Imam Ahmad bin Hanbal (Hambali), lalu ada juga ulama2 ahlus sunnah dijaman pertengahan seperti Abuth Thoyyib At Thobari, Ibnu Taimiyah, Ibnul Qayyim dan Ahmad bin Yahya An Najmi.

Saya juga membaca fatwa2 ulama terkemuka masa kini seperti, Syaikh Albani, Syaikh Shalih Fauzan Al Fauzan, Syaikh Utsaimin, Syaikh Bin Baaz dll.

Saya juga mengikuti beberapa kajian ilmiah islam dan kajian hadits, yang akhirnya saya dapat menyimpulkan dan meyakini bahwa musik dan nyanyian dalam Islam ternyata memang dilarang/diharamkan. Setelah melakukan pendalaman dan perenungan selama berbulan-bulan, maka akhirnya sayapun memutuskan untuk berhenti main musik, dan sedapat mungkin saya berusaha keras untuk tidak menyentuh alat-alat musik yang sudah terlanjur banyak saya miliki. Maka sayapun bertaubat kepada Allah azza wa jall atas kebodohan saya terhadap syari’at Islam selama ini.

Yang sulit bagi saya adalah menghilangkan sense of musikal yang sudah sangat baik yang sudah terlanjur mengendap dalam jiwa, pikiran dan telinga saya. Coba bayangkan, dimanapun saya mendengar musik tanpa sengaja, otomatis telinga dan otak saya tanpa disadari bekerja mendeteksi secara instan solfegio/solmisasi dan harmony/chord dari nyanyian/lagu tersebut secara tepat dan akurat sampai2 ke chord extensinya segala, dan itu berlangsung sampai saat ini. Astaghfirullah.

Jadi saudara2ku sesama muslim, jika anda masih meyakini bahwa dalam islam, musik /nyanyian itu dibolehkan/dihalalkan, maka mari kita tanyakan, islam yang anda anut itu Islam pemahaman-nya siapa? Islam sekuler-kah? Islam liberal-kah? Islam lingkungan-kah? Islam tradisi-kah? Atau Islam sesuai dengan pemahaman nenek moyang? Mari dalam memahami Islam ini, kita harus berpegang teguh pada Al Qur-an dan Hadits Shahih/minimal Hasan berdasarkan pemahaman salafus shalih (orang2 shalih dijaman Sahabat Nabi shallallaahu ‘alaihi wa salam, Tabi’in dan Tabi’ut tabi’in) dan juga pemahaman para ulama2 ahlus sunnah dijaman setelahnya yang sejalan dengan mereka.

Memang saya akui, sudah sejak lama sampai sekarang masih ada pemikiran dan pemahaman Islam yang membolehkan secara mutlak nyanyian dan musik, dan pemikiran ini di validasi oleh ulama2 mereka di Mesir. Akan tetapi Ahlus sunnah wal jama’ah berlepas diri dari pemikiran dan pemahaman seperti itu. Wallaahu musta’an.
Sumber: Blog Al-Akh Novy.
Continue reading →
Kamis, 19 Maret 2009

MEDIU Buka Arabic Course!

2 komentar
Oleh: Mediu Yogyakarta

Era Globalisasi menuntut kemampuan penguasaan Bahasa Asing yang handal. Di samping Bahasa Inggris sebagai Bahasa komunikasi Internasional, Bahasa Arab juga memiliki peran penting dalam pergaulan Internasional. Semakin berkembangnya sistem ekonomi syariah, semakin luasnya khazanah keilmuan dunia Islam adalah di antara alasan kuat untuk mempelajari Bahasa Arab. Terlebih lagi bagi seorang muslim, di mana sumber ajaran agama Islam semuanya tertulis dalam bahasa Arab yang jelas.

Dalam upaya mengembangkan semangat berbahasa Arab, Divisi Bahasa Arab Al Madinah International University (MEDIU) bekerjasama dengan Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari bermaksud untuk membuka program kursus Bahasa Arab yang akan memadukan metode klasikal dengan metode virtual yang akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mempelajari Bahasa Arab.

KURIKULUM
Level 1:

1. Dasar-dasar penulisan Bahasa Arab 1

Mabaadi' al Kitaabah bi al Lughah al 'Arabiyah 1

2. Dasar-dasar kaidah Bahasa Arab 1

Al Qawaa’id al ‘Arabiyah al Asasiyah al Muyassarah li al Mubtadiin 1

3. Dasar-dasar membaca Bahasa Arab (Arab gundul) 1

Mabaadi' al Qiraah fi al Lughah al 'Arabiyah 1

4. Dasar-dasar percakapan Bahasa Arab 1

Mabaadi' at Ta’biir bi al Lughah al 'Arabiyah 1



Level 2:

1. Dasar-dasar penulisan Bahasa Arab 2

Mabaadi' al Kitaabah bi al Lughah al 'Arabiyah 2

2. Dasar-dasar kaidah Bahasa Arab 2

Al Qawaa’id al ‘Arabiyah al Asasiyah al Muyassarah li al Mubtadiin 2

3. Dasar-dasar membaca Bahasa Arab (Arab gundul) 2

Mabaadi' al Qiraah fi al Lughah al 'Arabiyah 2

4. Phonologi Bahasa Arab

Mabaadi' ‘Ilmi Ashwat al Lughah al ‘Arabiyah

5. Dasar-dasar percakapan Bahasa Arab 2

Mabaadi' at Ta’biir bi al Lughah al 'Arabiyah 2



Level 3:

1. Nahwu/Sintaksis 1

An Nahwu al ‘Arabiy al Muyassar 1

2. Menyimak Bahasa Arab

Al Imla’ al ‘Arabiy

3. Analisis Kalimat Bahasa Arab 1

Al Muthaala’ah al ‘Arabiyah 1

4. Menyusun tulisan Bahasa Arab 1

Al Insya al ‘Arabiy 1

5. Materi Keislaman Pilihan*



Level 4:

1. Nahwu/Sintaksis 2

An Nahwu al ‘Arabiy al Muyassar 1

2. Analisis Kalimat Bahasa Arab

Al Muthaala’ah al ‘Arabiyah 2

3. Menyusun Tulisan Dalam Bahasa Arab 2

Al Insya al ‘Arabiy 2

4. Teks-teks Sastra Arab

An Nushush al Adabiyah

5. Materi Keislaman Pilihan*



Materi keislaman pilihan dapat memilih materi: Akidah, Tafsir, Hadits, Fikih, Hadits atau Sejarah Islam.



FASILITAS
1. Sertifikat program terakreditasi Internasional

2. Laboraturium Komputer

3. Akses internet broadband gratis

4. Hotspot area

5. Ruang kelas ber-AC

6. CD pembelajaran dan text book

7. Account email ekslusif untuk peserta



PERSYARATAN

1. FC Identitas (KTP/SIM/Paspor/Tanda pengenal lain)

2. Pas foto terbaru 3x4 (4 lbr)

3. Biaya pendaftaran: Rp 50.000,-

4. Membayar biaya pendidikan per level



BIAYA PENDIDIKAN

Level 1: Rp 1.200.000,-

Level 2: Rp 1.500.000,-

Level 3: Rp 1.400.000,-

Level 4: Rp 1.400.000,-

Biaya dapat dicicil 50% di awal dan sisanya diangsur setiap bulan selama masa belajar.



MULAI BELAJAR

Kursus akan dimulai pada tanggal, 8 Juni 2009



WAKTU PENDAFTARAN DAN INFORMASI

Pendaftaran dan informasi dapat dilakukan setiap jam kerja di MEDIU Learning Center setiap hari pukul 09.00-16.00.



SISTEM PENDIDIKAN

Tatap muka: Kuliah disampaikan dengan sistem tatap muka dengan pengajar di kelas.

Konsultasi online: Mahasiswa bisa bertanya kepada pengajar pada sesi khusus atau melalui email yang disediakan tiap pekannya secara langsung maupun Online melalui internet.

Belajar mandiri secara online: Mahasiswa dapat mengakses materi kuliah, mengerjakan soal latihan dan tugas kuliah secara Online dari mana saja dan kapan saja.



JADWAL KULIAH

Kelas Pagi: 09.00 – 10.30

Kelas Sore: 17.00-19.00

Kelas Malam: 20.00 – 21.30

Kuliah perdana bulan Juni 2009



INFORMASI PENDAFTARAN

Pesantren Virtual Al Madinah Internasional

Jl. Kusumanegara No. 222, Muja-muju,

Yogyakarta 55165, (Selatan BMT Jogja Prima Sejahtera)

Tel: 0274 376751

Fax: 0274 375872

HP: +6285228302205
Continue reading →
Jumat, 13 Maret 2009

BELAJAR DARI PEMULUNG SAMPAH

0 komentar

Oleh: Aminuddin Imam Muhayi. Email:amienuddin@telkom.net

Pagi buta, ia sudah siap dengan keranjang besar di punggungnya, tongkat penjepit dan magnet bundar di ujungnya. Ia datangi satu demi satu tong sampah di setiap rumah. Ia korek-korek, kadang ia mendapati botol plastik, kadang ia dapati kaleng bekas minuman bersoda, kadang ia dapati kardus dan Koran. Ia mulai memisahkan berdasarkan jenisnya.

Menjelang siang hari keranjang besar itu sudah penuh dengan sampah beraneka jenis. Ia datangi pengepul, ditukarnya sekeranjang sampah itu dengan beberapa lembar uang ribuan setelah sebelumnya ditimbang berdasarkan jenisnya. Pemulung memang mendapatkan uang tidak sebesar yang kita dapatkan, tapi ada pelajaran berharga yang dapat kita ambil.

Pelajaran apa yang bisa kita ambil?

Pertama, Bergegaslah dan jangan Malas!.

Kantuk adalah tanda kehidupan, tapi manakala kantuk itu menjadi alasan utama yang membuat kita berhenti beraktivitas wajib, maka itu adalah tanda "kematian". Kita harus mengalahkan kantuk dan kemalasan setiap hari. Bahkan Rasulullah mengajari kita untuk berlindung dari kelemahan dan kemalasan. Setiap hari pemulung harus berpacu dengan tukang sampah, ketika ia terlambat beberapa saat saja, ia akan kehilangan sampah yang seharusnya bisa pungut. Walau hanya dibalut dengan baju atau kaos lusuh plus celana seadanya, ia harus bergegas sembari bersusah payah membelalakkan kedua matanya untuk mengusir kantuk yang mendera. Ia akhirnya setiap hari berhasil mengalahkan kemalasan, sikap lemah dan berhasil menjemput rizkinya di balik tong-tong sampah. Bagaiman dengan kita?

Kedua, sambut pagi!.

Memulai aktifitas dari pagi hari. Rasulullah pernah besabda:

بورك أمتي في بكورهم, artinya: "Umat ku diberkahi pada pagi hari mereka". Seorang muslim setelah menjalankan shalat malam, dan kemudian istirahat sebentar lalu menjalankan shalat subuh di masjid, tibalah saatnya untuk mencari karunia Allah di muka bumi. Kita diwajibkan menyebar di segenap bumi untuk mencari maisyah, mencari sumber-sumber rezeki dari berbagai pintunya. Apapun profesi kita, apakah guru, pedagang, pebisnis, karyawan, pagi hari adalah waktu yang sangat baik untuk memulai aktivitas. Pagi adalah awal hari, saat fajar mulai menunjukkan kemerahannya, disusul mentari, kicauan burung dan kokokan ayam jantan. Udara pagi hari seberapapun kotornya nanti, adalah kondisi paling ideal untuk dihirup seluruh makhluq hidup termasuk kita. Saat itu pula badan kita telah kembali segar dan bergairah, setelah beberapa jam kita terlelap dan kita biarkan sel-sel tubuh kita meregenerasi dirinya. Saat itulah kuncup-kuncup bunga kembali bermekaran, setelah semalaman ia menguncupkan dirinya. Saat itulah bayi-bayi membuka matanya, tersenyum menebarkan kebahagiaan bagi setiap orang yang menatapnya. Saat itulah Malaikat mendoakan keberkahan bagi orang-orang yang membelanjakan hartanya di jalan Allah. Itulah pagi hari. Maka sebaik-baik aktivitas yang baik idealnya kita mulai saat pagi.

Ketiga, bawalah bekal walau itu berat!.

Lihatlah pemulung, keranjangnya melebihi besar tubuhnya, dipikul di punggungnya, iapun membawa tongkat untuk memudahkan memungut sampah. Ia paham benar apa yang akan ia lakukan dengan bekalnya. Keranjangnya sebanding dengan uang yang ia harapkan setelah ia menjual sampah hasil pencariannya. Bahwa kita dengan berbagai profesi kita, membutuhkan bekal untuk mencapai impian dan hasil yang kita harapkan. Semakin kita siap dan sungguh-sungguh mempersiapkannya semakin siap kita menjemput impian dan sukses yang kita harapkan itu. Kadang bekal itu sangat berat, dan itulah mungkin resiko yang harus kita pikul agar hasil yang kita capai maksimal. Dan sebaik-baik bekal sesungguhnya adalah taqwa, apapun impian yang ingin anda capai. Karena taqwa dijadikan Allah sebagai wasilah agar kita ditolong, agar kita memperoleh jalan keluar dari setiap keruwetan yang kita hadapi, agar kita dimudahkan dan agar kita memperoleh rezeki dari pintu yang tidak kita sangka-sangka.

Keempat, kumpulkan sedikit demi sedikit!.

Keranjang tukang sampai begitu besar, sementara sampah-sampah yang ia pungut mungkin hanya satu buah disetiap tong sampah, malah mungkin ia tidak dapatkan satupun darinya. Tapi ia tidak pernah berhenti dan bosan untuk menghentikan kerjanya, memunguti satu demi satu, mengumpulkan sampah-sampah hingga keranjangnya penuh. Anda, saya mungkin memiliki impian dan target pencapaian yang sangat besar. Seakan-akan target itu sulit bahkan mustahil kita penuhi. Tapi yakinlah bahwa jika sedikit demi sedikit kita kumpulkan kemampuan dan hasil-hasil kecil itu hingga akhirnya target kita terpenuhi. Lihatlah bukankah buku-buku ditulis selembar demi selembar. Lihatlah bukankah banjir itu berasal dari kumpulan dari setitik air hujan?

Kelima, klasifikasikan yang Anda temukan!.

Apapun yang kita miliki, kita dapatkan dan kita hasilkan cobalah untuk dikumpulkan sesuai dengan jenisnya. Itu akan memudahkan kita untuk memikirkannya dan managenya. Klasifikasi itu akan memberi kita nilai yang lebih daripada kita satukan. Bukankan ketika seorang pemulung menjual sampahnya berdasarkan jenisnya ia akan memperoleh uang lebih daripada ia memborongkannya?

Keenam, tukarlah apa yang telah anda hasilkan!.

Berapapun hasilnya yang telah anda peroleh, ia tidak akan bernilai apapun jika tidak Anda tukar dengan sesuatu yang anda inginkan. Bukankah Allah telah mewajibkan hambanya untuk beribadah kepadaNya, tapi Dia juga memberikan bagi hambanya surga dengan rahmatNya? Surga adalah nilai tukar yang akan kita dapatkan setelah kewajiban kita jalankan, walaupun ibadah itu sebenarnya sangat tidak sebanding dengan nikmat yang Allah berikan kepada kita. Itulah pelajaran yang dapat kita ambil dari seorang pemulung. Wallahu a'lam.
Sumber photo: jakartadailyphoto.com
Continue reading →
Selasa, 03 Februari 2009

POSTER ROKOK

0 komentar
Oleh: Zain Atmawijaya

Bukan karena ikut-ikutan trend 'fatwa haram rokok' dari MUI, Tapi karena beberapa hari yang lalu saya mendapat email dari seorang sahabat jazahullahu khairan yang isinya beberapa poster tentang rokok. Poster-poster tersebut saya rasa sangat bagus jika saya posting di blog ini. Berikut poster-poster tersebut dengan saya beri judul yang kira-kira tepat untuk setiap posternya:

1.Rokok Adalah Peluru!





2. Rokok Adalah Bom Waktu.





3. Rokok: "Bayang-Bayang Kematian."





4. Rokok: Pengerat Nyawa!




5. "Hai Perokok! Ukur Sendiri Hidupmu!"




6. Perokok...Riwayatmu kini...




7. Wajah Masa Depan Sang Perokok:



8. "Bermain Korek Api"


Setelah kita melihat poster-poster rokok di atas, masih maukah kita mencoba benda tersebut! Saya jadi teringat perkataan seorang tokoh, sambil santai dia mengomentari soal rokok: "Bicara masalah rokok kita tidak usah membawa-bawa agama...rokok itukan satu produk, nah produk yang bagus itu adalah produk yang belum lewat masa kadaluarsanya, lha rokok itu...di bungkusnya saja tidak ada masa kadaluarsanya, berarti dari sononya rokok itu adalah racun!" he..he..he..iya kan?! "jadi-zen! jadilah yang terbaik!"
Continue reading →